Maaf

Penulis : Wahyu F
Terjaga dari pekatnya malam

Membuatmu lupa akan sosok kelam

Jalan-jalan dikuasai oleh pekatnya hitam

Tanpa dihiasi oleh lampu yang temaram

Aku lupa dimana pertama kali kita bertemu

Entah di persimpangan jalan itu

Atau di pertigaan arah rumahmu

Yang jelas itu pertama kali kita bertemu

Maaf, hanya kata itu yang bisa terucap

Melihatmu dulu yang hampir kehilangan cita

Seperti air panas yang menguap

Aku pergi begitu saja.

Saat ini, ku hanya bisa menatapmu dari jauh

Sepeda ini akan terus kukayuh

Cukup aku saja yang tidak punya cita

Karena cita ku terhenti di matamu

Seperti itukah cinta?

Maaf

Mungkin ku hanya mengagumi mu

Maaf

Tak seharusnya kita bertemu

Kuakui, kamu lebih kuat dari diriku

No comments:

Powered by Blogger.