Resensi Film The Nut Job 2: Nutty by Nature dan Semangat Perlawanan

Penulis : Anis Syarifah

The Nut Job 2: Nutty by Nature menceritakan tentang Surly Squirrel (Will Arnett), seekor tupai kota berbulu ungu bersama teman-temannya yang tinggal di ruang bawah tanah sebuah toko kacang di dekat Liberty Park. Tanpa bersusah payah mereka dapat makan sepuasnya tanpa khawatir ketersediaan kacang akan habis mengingat melimpah ruahnya kacang di ruang penyimpanan itu.

Pesta kacang adalah menjadi rutinitas setiap harinya, membuat beberapa dari mereka mengalami obesitas. Di sisi lain adalah Andie (Katherine Heigl), gadis tupai bijak menginginkan Surly dan kawan-kawan berhenti mencuri kacang dari toko untuk mulai hidup dan mencari makanan di taman sebagaimana insting hewan pada umumnya. Namun niat itu ditolak mentah-mentah oleh Surly.

Suatu hari terjadi ledakan di toko kacang, semua hewan sibuk menyelamatkan diri, namun sayangnya kacang-kacang mereka ludes terbakar. Di sinilah konflik cerita dimulai. Surly dan para sahabatnya terpaksa tinggal di Liberty Park. Secara tiba-tiba datanglah buldoser dan pekerja kostruksi yang menghancurkan taman, untuk dijadikan pasar malam.

Dalang dibalik itu adalah walikota kaya (Bobby Moynihan), seorang politikus yang serakah, korup dan tidak memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Setelah sebelumnya ia mengubah ruang publik menjadi lapangan golf, kini ia ingin mengubah Liberty Park menjadi taman hiburan yang akan menghasilkan banyak keuntungan. Keserakahannya tidak berhenti disitu, demi profit yang lebih besar ia menggunakan alat-alat yang tidak layak pakai dan tidak aman untuk memangkas biaya produksi.

Tidak tinggal diam, Surly melakukan perlawanan dengan cara menyabotase para pekerja dan menghancurkan properti taman hiburan. Namun usaha mereka tidak berhasil karena walikota memanggil satuan pengendali hewan untuk menyingkirkan mereka.

Beruntung Mr. Feng (Jackie Chan), seekor tikus putih pemimpin geng tikus Chinatown yang pandai seni bela diri bersama dengan pasukannya membantu perlawanan tersebut. Singkat cerita mereka berhasil mengambil taman hiburan dan sang walikota dipenjara karena kasus suap. Surly bersama dengan Mr. Feng beserta pasukannya akhirnya belajar tinggal di Liberty Park dengan bahagia.

Film yang disutradarai Cal Brunker ini menjadi sequel dari film The Nut Job yang dirilis tahun 2014 lalu. The Nut Job: Nutty by Nature merupakan film animasi keluarga bergenre petualangan komedi. Tidak perlu menonton The Nut Job pertama untuk mengikuti alur sequel ini. Alur cerita film ini ringan dan bisa ditonton segala usia. Plot cerita tentang hewan yang berkonflik dengan manusia untuk mempertahankan hidup cukup klise.

Manusia dalam film ini dipandang sinis oleh hewan karena sang walikota begitu serakah dan korup seperti yang digambarkan terdapat banyak uang suap di bawah mejanya. Anak sang walikota yang sadis dan pemarah mengingatkan pada tokoh Angelica  dalam kartun Rugrat. Selain itu cukup disayangkan grafis komputer yang terkesan biasa saja, humor yang disajikan pada setiap dialognya pun tipis. 

Terlepas dari kekurangan-kekurangannya, The Nut Job 2: Nutty by Nature menyimpan pesan yang dapat kita jadikan perlajaran, bahwa hanya dengan persatuan kita dapat membangun kekuatan. Digambarkan Mr. Feng dan pasukannya tidak mau membantu Surly dan kawan-kawan untuk melawan walikota yang menggusur Liberty Park karena merasa tidak dirugikan karenanya.

Dengan usaha yang gigih Surly meyakinkan bahwa Surly, Mr. Feng dan juga pasukannya adalah sesama hewan dan tempat mereka yang seharusnya adalah di alam, akhirnya mereka bersatu dan memiliki common enemy yang sama, yaitu penguasa yang tidak adil. Lalu bagaimana dengan kita, masihkah saling bertikai sesama saudara padahal ketidakadilan dimana-mana?

No comments:

Powered by Blogger.