Sebuah Roman

Penulis : Fauzie Nur Ramadhan
Malam ini tiada obrolan tentang apa ideologi yang kau tanamkan, atau bahkan nilai luhur yang kau pegang teguh. Tidak ada pula perkataan tentang bagaimana kau memperjuangkan tujuan hidupmu yang kecil ini.

Bahkan malam ini, tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut kita. Keindahanmu bukan dari likuk tubuhmu. Hasratmu bukan hanya ingin bercinta.

Nafsumu memburu cita. Khayalanmu liar dengan impian abstrak itu. Aroma hidupmu tercium menyengat. Ukiran yang kau lukis sarat makna. Emosi yang kau gugah dengan cinta.

Melakukan rasa dengan penuh hasrat. Indahmu berwujud semu. Denganmu aku layaknya menjadi nyata.

No comments:

Powered by Blogger.