Elegi Cinta dalam Film Constant Gardener

Penulis : Hikmah Bima Odityo

Bermula dari pertemuan Tessa Quayle aktivis lingkungan dan HAM dengan Justin Quayle yang berprofesi sebagai diplomat Inggris dalam sebuah kelas diplomatik. Kritik Tessa terhadap kebijakan dalam proses diplomatik untuk kepentingan praktis negara (minyak dan sumber daya alam lain) yang ditujukan dengan keras, membuat Justin menaruh simpati yang mendalam kepada Tessa. Rasa cinta mereka bertumbuh dan berkembang hingga jenjang pernikahan.

Tak lama kemudian, Justin ditugaskan oleh Pemerintah Inggris ke Afrika, tepatnya di kawasan Kenya Utara. Tessa, yang saat itu tengah mengandung, tak sampai hati melihat penderitaan rakyat Kenya yang hidup dibawah garis kemiskinan dan memutuskan untuk ikut Justin bertugas di Afrika.

Secara kebetulan Tessa menemukan kejanggalan pada perusahaan farmasi di Kenya memberikan obat dan serum HIV dan TB. Karena kecurigaannya terhadap konspirasi jahat oleh sebuah perusahaan yang diduga terlibat dalam praktek perdagangan ilegal (obat-obatan terlarang) di tengah kemiskinan akut yang sedang dialami masyarakat Afrika. Ia pun melakukan investigasi bersama rekan aktivisnya yang juga berprofesi sebagai seorang dokter, Arnold Bluhm (Hubert Kounde).

Rasa keingintahuan Tessa mendapat perlawanan dari Kedutaan Besar Inggris di Kenya. Para diplomat menganggap tindakan istri Justin itu dapat mengancam kepentingan politik dan hubungan luar negeri Pemerintah Inggris.

Namun, Tessa tetap nekad dan terus melakukan penelusuran bukti-bukti kejahatan yang dilakukan oleh segelintir kaum elit disana. Hingga sempat dicurigai oleh Justin berselingkuh dengan rekan kerjanya, Dr. Arnold. Pengorbanan Tessa sangat besar dalam membongkar kasus ini, hingga pada akhirnya kandungan Tessa mengalami keguguran. Selanjutnya, Tessa dibunuh dengan keji di tengah perjalanan, bersama supir dan rekan kerjanya.

Mendengar kabar bahwa istri yang sangat dicintainya itu tewas dibunuh, Justin pun tidak tinggal diam dan bermaksud mencari tahu kebenaran dibalik semua insiden tersebut. Ia pun berani mempertaruhkan reputasi, karir dan nama baiknya demi melanjutkan penyelidikan Tessa tentang konspirasi jahat itu.

Tanpa sepengetahuan rekan-rekan sejawatnya di lingkungan Kedutaan Besar Inggris, ia pun kembali menemukan bukti-bukti lain yang lebih mengejutkan tentang sindikat kriminal yang aktivitasnya selama ini tak pernah tercium oleh publik.

Film yang bergenre drama thriller ini sangat menegangkan dan membuat semua pemirsanya mampu berpikir lebih jauh tentang konflik antara sisi gelap dan terang dari karakter manusia. Sebuah perjalanan yang menyakitkan, penuh liku dan memerlukan proses psikologis yang mendalam. Ditambah pergulatan batin dan keingintahuan Justin mencari cinta yang hilang, cukup runtut dan menyayat.

Selain mengupas tentang isu politik internasional dan perdagangan ilegal, film ini memberikan kesadaran tentang nilai-nilai universal kehidupan. Film ini berpesan bahwa di balik semua motivasi manusia, selalu terdapat kekuatan cinta disana.

Tidak ada airmata sampai di akhir film ini. Tapi terdapat kesadaran baru tentang arti kesetiaan cinta, yang dikemas dalam sebuah telaga cantik dengan kemilauan cahaya matahari dan kepak sayap burung skimmer.

No comments:

Powered by Blogger.