Remah-Remah Malam

Penulis: Fauzie Nur Ramadhan

Mencipta hal dicinta dengan rayunya, tidak memabukkan hanya saja punya kesan

Mencinta yang dingin dengan larik-larik indah, dalam sebuah lirik yang sendu

Mencipta rasa yang katanya ingin dijaga tetap hangat walau angin riuh

Mencinta sesuatu dengan nada-nada indah tanpa menjadi naif


Jangan mendayu hanya karena rayu-rayu satu malam

Jangan melengah hanya karena rasa sesat yang sesaat

Jangan menerka hanya karena sebuah ucap selamat pagi

Jangan mencinta hanya karena sepi melanda di tiap detiknya


Candu dengan hal-hal yang utopis terkadang membunuh

Cerita dengan suatu hal yang hanya kau dambakan mungkin menyakitkan

Cara yang diperbuat dengan alasan temporer kerap kali memberi luka

Cinta yang didambakan juga perlu hal-hal yang realis


Banyak orang berceria tentang senja yang hanya sementara

Banyak orang bercerita indahnya malam yang hadir tanpa mentari

Banyak orang bercerita tentang harap yang hadir di pagi hari

Tapi, tiada orang yang bercerita tentang kretek yang dicumbu api 

Semuanya telah kalut

No comments:

Powered by Blogger.