Resensi Film Christopher Robin, Ketika yang Sudah Berlalu Kembali Menghampiri

Penulis : Otniel Yosi Viktorisa
Film Christopher Robin baru saja dirilis di Indonesia beberapa hari yang lalu. Film yang disutradarai oleh Marc Forster ini menceritakan tentang Christopher Robin yang telah menjadi orang dewasa. Christopher Robin, yang diperankan oleh Ewan McGregor, kini telah berkeluarga dan dikaruniai seorang putri. 

Christopher Robin digambarkan dalam film ini sebagai seorang pria yang disibukkan dengan pekerjaannya dan sering kali tidak mempunyai waktu untuk dihabiskan bersama keluarganya. Bahkan rencana untuk menghabiskan akhir pekan bersama dengan keluarganya di rumah masa kecilnya di Sussex pun akhirnya tak terwujud karena tuntutan pekerjaannya. 

Petualangan di film ini dimulai ketika Pooh, sahabat masa kecil Christopher Robin muncul di hadapan Christopher Robin di sebuah taman di kota London. Sayangnya Pooh muncul di waktu yang tidak tepat. Christopher Robin sedang bekerja keras mencari jalan keluar untuk masalah finansial di perusahaan tempatnya bekerja. Masalah tersebut semakin berat bagi Christopher Robin karena rekan-rekan satu departemennya yang menjadi taruhannya. 

Alih-alih membawa jalan keluar bagi Christopher Robin, Pooh malah meminta pertolongan Christopher Robin untuk menemukan teman-temannya yang menghilang secara misterius. Dengan terpaksa dan sambil berkejaran dengan waktu, Christopher Robin bersama dengan Pooh pergi ke Sussex untuk membantu Pooh menemukan teman-temannya. 


Melihat ke Belakang, Menemukan yang Terlewatkan 

Berbeda dengan Pooh yang mengenali Christopher Robin meskipun telah puluhan tahun berpisah, Eeyore dan yang lainnya tidak serta merta mengenali Christopher Robin ketika mereka bertemu di hutan Hundred Acre. Christopher Robin pun sedikit kesulitan untuk meyakinkan mereka bahwa dirinya memang Christopher Robin yang sama. 

Satu-satunya cara bagi Christopher Robin adalah dengan menjadi Christopher Robin yang mereka kenal. Bukan sebagai Christopher Robin yang berpikiran logis dan serius tetapi Christopher Robin yang penuh imajinasi dan menyenangkan. 

Petualangan Christopher Robin bersama Pooh dan teman-temannya memaksa Christopher Robin kembali mengingat dirinya yang dulu. Melalui teman-teman masa kecilnya pula lah Christopher Robin dapat melihat hidupnya yang sekarang dengan cara yang berbeda. Dari situ Christopher Robin akhirnya menyadari apa yang selama ini telah terlewatkan oleh dirinya. 

Pada akhirnya, layaknya film drama komedi keluarga lainnya, film ini pun menutup kisahnya dengan penuh kebahagiaan. 


Kata-kata Polos dan Sederhana tetapi Penuh Makna 

Cerita di film ini memiliki alur yang sangat sederhana sehingga sangat mudah dipahami. Maka pantas saja jika film ini mendapat rating “Semua Umur”. Film Christopher Robin menawarkan nostalgia masa kecil dengan karakter-karakter dalam cerita Winnie the Pooh. Kita bisa melihat Piglet yang selalu cemas, Eeyore yang selalu muram, Tiger yang selalu bersemangat,  Rabbit, Kanga, Roo, dan juga Owl. 

Tetapi tidak hanya itu saja yang ditawarkan oleh film ini. Film ini juga sedikit banyak menawarkan nilai-nilai kehidupan. Menariknya nilai-nilai tersebut dikemas dalam bentuk percakapan-percakapan polos antara Christopher Robin dengan Pooh dan kawan-kawannya. Misalnya saja salah satu kalimat yang diucapkan oleh Pooh, ”People say nothing is impossible, but I do nothing everyday” atau ketika mereka membahas koper yang selalu dibawa oleh Christopher Robin. 

Melihat apa yang terjadi pada Christopher Robin di film ini saya teringat dengan satu quote dari kisah The Little Prince yang berkata,”Growing up is not the problem, forgetting is!” Beratnya dunia pekerjaan membuat Christopher Robin kehilangan jati dirinya, hingga istrinya seakan tak mengenalinya lagi. Beruntung bagi Christopher Robin karena teman masa lalunya datang menghampirinya dan mengingatkannya kembali. Bagaimana dengan kita? Masihkah kita mengingat siapa kita di masa yang lalu? 

* Penulis Otniel Yosi Victorisa seorang programmer yang sesekali menulis. Punya beberapa tulisan di blog pribadi duniaotniel.blogspot.com. Penikmat senja yang sering dipajang di akun Instagram, Otniel bisa disapa di akun IG : @oyvficial.

No comments:

Powered by Blogger.