Si Penakut yang Tak Terbaca

Penulis : Sadiq Shaukiya
Benar benar munafik aku ini

Kenapa aku bisa semunafik ini

Kenapa aku harus setakut ini

Membuat aku jadi munafik begini


Aku tau aku suka namun tak mampu bercerita

Bukan karena takut dikata-kata

Namun takut ada yang berduka

Karena bukan hanya aku yang suka


Aku hanya ingin berkata

Tidak dengan retorika

Takut-takut ada yang terluka

Ayo! berkomunikasi dengan mata

Jadikan ini rahasia antara kita


Lagi lagi aku tak paham makna tatapan mu

Lebih tepatnya tertipu dengan senyum mu

Aku salah menafsirkan tarikan bibir mu

Aku harusnya fokus pada binar mata mu


Lagi dan lagi tergoda bisikan tetangga

Percaya diriku muncul tak terduga

Kubilang jangan menduga duga

Namun dorongan hati tak kunjung mereda


Akhirnya ku katakan juga perasaan

Aku katakan suka berharap balasan

Tapi apa yang kau berikan?

Bukan penolakan bukan juga tanggapan

Melainkan senyuman.....


* Penulis Sadiq Shaukiya yang hobi menggambar dan merusuh ini sedang kuliah semester 5 di salah satu PTN di Provinsi Jawa Tengah.

No comments:

Powered by Blogger.