Sio Mama

Penulis : Tri Regmuz
Sio Mama

Tak pernah terbayangkan

Sesosok wanita yang begitu

Tegar … Rela berlindung

Dibawah teriknya mentari

Membanting tulang tak kenal lelah …

Jiwa raga membangkitkan

Semangat yang pantang menyerah

Sabar menghadapi badai …

Tuhan … Janganlah Engkau

Meninggalkan wanita ini

Karena tak sedikit air mata

Mengiringi langkahnya

Sio mama … I LOVE YOU 


Petani

Ketika pagi mulai menyapa

Mentari telah memberikan

Semangat baru untukmu

Kau berjalan menyusuri

Embun yang dingin

Kau membanting tulang

Demi sesuap nasi

Keringat mulai menetes

Ketanah tempat engkau berbakti

Petani …

Engkau memberikan

Hasil panen yang terbaik

Demi kesejahteraan umat manusia

Kau tak mengenal lelah

Walaupun badai kehidupan

Menimpamu …

Kau tersenyum melihat hasil yang subur

Walaupun banyak rintangan

Yang menghalangi pekerjaanmu

Tetap saja ada semangat yang 

Terpancar dari hati yang murni


Si Pemulung

Kau tidak memandang pekerjaanmu

Jerih payahmu menghasilkan berkat

Dari pagi sampai siang kau berjalan

Menyusuri jalan berbatu­batu … Kau

Mengumpulkan bekas­bekas yang dibuang orang

Begitu rendahnya … Begitu hinanya …

Tetapi kau tetap semangat demi sesuap nasi

Kau menilai pekerjaanmu ini begitu mulia

Kau pantang menyerah dibawah sinar kehidupan

Engkau menyelamatkan orang dari bencana

Dengan melindungi sampah yang berhamburan

Semua ini kau lakukan dengan hati tulus

Engkau si pemulung … Jasamu sangat berharga


* Penulis Tri Regmus Mawdara mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Bumi Hijrah Maluku Utara sudah semester tingkat akhir yang tinggal mau ujian skripsi. Keseharian saya selain mahasiswa, saya juga bekerja di ladang Tuhan sebagai pengasuh anak sekolah minggu dan remaja di jemaat Imanuel Bukit Durian dan aktif di organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Komisariat Sofifi. Tri Regmuz dapat disapa di akun Twitter @tri_regmus


No comments:

Powered by Blogger.