Asmaraloka

Penulis: Fauzie Nur Ramadhan

Banyak cerita lahir di kota yang tidak pernah tidur

Romantisme di sepanjang kemacetan jalan protokol 

Tangan yang enggan lepas saat duduk berdua di sore hari 

Juga senyum manis yang muncul setiap rayu memanggil 


Kisah tentang kasih bisa ditemukan di seluruh sudut kota 

Kepala yang bersandar ketika lelah datang tak berujung 

Percakapan tentang cinta yang mampir tanpa permisi 

Gurauan mesra ketika dua tatap mata ingin bercumbu 


Terkadang malam-malam penuh risau pun tak terhindar 

Ada seseorang dengan air mata tak terbendung 

Bersedih tentang cerita indahnya yang hancur seketika 

Tangis yang menyanyikan simfoni kehilangan 


Puisi tentang kekecewaan bahkan bisa hidup di sepanjang jalan Sudirman 

Rindu yang terkadang datang enggan mengucap salam di selatan Jakarta 

Cinta paling mesra pun hadir di dalam dinginnya gerbong kereta; 

Aku masih teringat akan seorang bapak yang menyelimuti anaknya karena menggigil. 

Terakhir, cinta juga bisa menyapa di setiap potong kue Red Velvet.

No comments:

Powered by Blogger.