Bertanya Pada Semesta

Penulis : Luthfi Imama
/1/

Dari sangkar 3 kali 3

Mataku menatap keluar jendela

Memperhatikan angin meniup kelopak bunga-bunga

Kucing yang nanar, mencari makan

Dan seribu pertanyaan dibelantara semesta


/2/

Ini tahun kedua puluh lima

Aku membuka gerbang garba

Melangkahkan kaki keluar

Pada rimba-rimba fana

Dengan kebingungan, seperti kertas tanpa tinta


/3/

Apa, apa dan siapa

Mengapa, kapan dan bagaimana

Serta beribu aksara yang mengikuti setiap kata tanya

Membuatku berjalan berputar, sesekali lari terbirit

Tapi lebih sering aku berdiri terpaku, menyendiri mencari jawab yang tak menentu


/4/

Lalu waktu menghadiahi tumbuh dan kembang

Satu persatu jawab kurangkai dalam bimbang

Mengunci setiap tanya dan memendamnya dalam-dalam

Lantas Perlahan sucinya telanjang hilang

Dibalut jubah siasat, hasrat dan keinginan


/5/ 

Sedang dalam jubahku

Aku tetap tak mampu memahami

Tentang apa, siapa, kapan, mengapa dan bagaimana

Aku tak pernah lelah melempar tanya pada semesta

Dan setiap tanyaku dibalas kata tidak tahu


/6/

Sampai waktu mencabut tumbuh dan kembang

Dan aku kembali pulang

Da

Da

Sampai jumpa


(Yogyakarta, 8 Agustus 2019)


* Penulis Luthfi Imama, mas-mas biasa yang terjebak dalam gedung sekolah pascasarjana. Menulis sembari menunggu air matang. Dapat dijumpai di Instagram pada akun @Pth_htm.

No comments:

Powered by Blogger.