Di Tanah Itu, Asing Bertahta

Penulis : Ayun
Terperangkap dalam ranjau besi, membisu kemudian menghilang 


Warna kulit yang coklat dengan roman muka yang sama 


Menyatu dalam balutan luka yang dalam 


Di tanah itu, orang-orang akan memikul beratnya beban hidup 


Dipikul atau memikul bebannya sama saja 


Sepasang suami istri, akan berusaha keras untuk menghidupi buah cintanya 


Di tanah itu, tanah dan lautan di sekat menjadi milik asing 


Pemuda menjadi penonton di negeri sendiri 


Diperbudak oleh hasrat cinta yang dini 


Hingga melahirkan generasi yang sama 


Budaya menontonpun semakin melekat 


Semenjak penguasa mendatangkan mereka 


Ya mereka orang-orang asing yang menguasai tanah kami 


Ketika pilihan tidak lagi ke ladang 


Kepulan asap di dapurpun berkurang 


Kekerasan dan perceraianpun mulai berhamburan 


Cinta yang dibangun dari rasa saling memiliki, kandas retak tak beraturan 


Di tanah itu, asing perlahan mengumpulkan puzzelnya 


Membangun dinasti baru 


Sementara... 


Kita terus menjadi penonton dan memilih untuk saling melumat 


(Yogyakarta, 8 Agustus 2018)


*Penulis Ayun dapat disapa di akun IG @ayun_425 

No comments:

Powered by Blogger.