Doa Dalam Empat Bait

Penulis: Fauzie Nur Ramadhan



Satu kata yang kau ucapkan, satu makna yang menjadi kenangan

Satu kalimat yang kau tulis, satu pesan yang menjadi senyum manis

Satu paragraf yang kau jadikan kisah, satu peristiwa yang dihinggapi resah

Satu cerita yang terbayang mimpi, tawa renyahmu yang menemani sepi



Dua hati yang menjadi satu, tercampur aduk di dalam binatu

Dua wajah yang saling menatap, menyimpan angan untuk menetap

Dua tangan yang enggan melepas, menjadikan sukma yang habis dikupas

Dua kepala yang berbeda isi, tak terpisah dan saling mengisi



Tiga detik yang tak terulang, senyum bak rembulan yang terpampang

Tiga menit yang kuingin, ucapan selamat malam dari suara angin

Tiga jam yang tak terasa, peluk erat penuh asa

Tiga hari yang tak ku lupa, melihat kreasi Tuhan yang cantik rupa



Empat bola mata yang tak berpaling, menjadi kasih yang tak pangling

Empat bait yang dirangkai rapi, mewakili cinta yang tanpa tapi

Empat telinga yang saling mendengar, jadi saksi romansa yang sedang mekar

Empat huruf yang tak berjauhan, berdoa dengan harap disatukan Tuhan

No comments:

Powered by Blogger.